Diabetes melitus adalah penyakit yang paling banyak komplikasinya, mulai dari kerusakan saraf sampai gagal ginjal. Meski belum ada obatnya, namun diabetes sebenarnya mudah dicegah.

Dalam penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 32.000 pria diketahui, mereka yang melakukan latihan beban sedikitnya selama dua setengah jam setiap minggu, risikonya terkena diabetes 34 persen lebih rendah.
"Riset sebelumnya menunjukkan bahwa olahraga aerobik bermanfaat untuk mencegah diabetes, tetapi belum
ada studi epidemiologi yang melihat manfaat latihan angkat beban. Dari studi ini terungkap bahwa latihan beban punya manfaat tersendiri," kata Dr.Frank Hu, profesor nutrisi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health.
Menggabungkan latihan beban dengan olahraga aerobik berkaitan dengan penurunan risiko diabetes sampai 59 persen. "Pesan utama dari penelitian ini adalah mengombinasikan dua jenis olahraga ini punya manfaat lebih besar," kata Hu.
Selain bersifat mencegah, latihan olahraga secara rutin juga menguntungkan penderita diabetes. Mereka yang aktif secara fisik lebih jarang menderita komplikasi penyakit kardiovaskular. Para penderita diabetes juga disarankan untuk melakukan upaya penurunan berat badan, khususnya lemak tubuh, melalui olahraga karena akan meningkatkan kepekaan sel akan insulin sehingga gula pun akan lebih mudah masuk ke sel yang menyebabkan gula darah akan turun
No comments:
Post a Comment